
Jakarta – Kopi dan teh hijau bukan satu-satunya minuman yang bisa menemani pagi hari. Teh serai juga dapat menjadi pilihan, terutama bagi mereka yang menyukai minuman herbal dengan aroma segar.
Serai mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan dan berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, manfaat tersebut tidak berarti teh serai dapat menggantikan pengobatan medis atau secara langsung mencegah penyakit tertentu.
Dilansir dari Healthline, berikut beberapa potensi manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi teh serai.
1. Membantu Melawan Radikal Bebas
Serai mengandung berbagai senyawa antioksidan, di antaranya asam klorogenat, isoorientin, dan swertiajaponin.
Antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas. Karena itu, teh serai dapat menjadi salah satu pilihan minuman herbal untuk melengkapi pola makan sehari-hari.
Aroma khas serai yang menyegarkan juga membuatnya cocok dikonsumsi hangat pada pagi hari sebelum memulai aktivitas.
2. Berpotensi Mendukung Sistem Imun
Salah satu komponen utama yang terdapat dalam serai adalah citral. Senyawa ini diketahui memiliki aktivitas antimikroba dalam sejumlah penelitian.
Studi pada 2021, misalnya, menemukan adanya aktivitas antibakteri dan antijamur pada minyak esensial serai.
Meski begitu, hasil penelitian tersebut tidak berarti minum teh serai dapat mencegah flu atau infeksi secara langsung. Menjaga imunitas tetap membutuhkan pola makan seimbang, tidur cukup, dan gaya hidup sehat.
3. Memiliki Senyawa yang Sedang Diteliti Terkait Kanker
Citral juga menjadi salah satu senyawa dalam serai yang menarik perhatian peneliti karena potensinya terhadap sel kanker.
Beberapa penelitian menemukan aktivitas antikanker dari komponen serai dalam kondisi tertentu. Akan tetapi, bukti tersebut belum cukup untuk menyatakan bahwa teh serai dapat mengobati atau mencegah kanker pada manusia.
Karena itu, teh serai sebaiknya hanya dianggap sebagai bagian dari pola makan, bukan pengganti terapi kanker seperti kemoterapi atau radioterapi.
4. Membantu Menunjang Kenyamanan Pencernaan
Teh serai secara tradisional kerap dikonsumsi untuk membantu meredakan berbagai keluhan pencernaan, seperti perut tidak nyaman atau kram.
Penelitian pada hewan yang dilakukan pada 2012 juga menemukan bahwa minyak esensial serai berpotensi memberikan perlindungan terhadap lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan oleh zat tertentu.
Meski hasilnya menarik, penelitian tersebut belum otomatis membuktikan efek yang sama pada manusia. Jika mengalami gangguan pencernaan berulang, sebaiknya tetap mencari penyebab dan berkonsultasi dengan tenaga medis.
5. Bisa Menjadi Pendamping Program Diet
Teh serai sering dipromosikan sebagai minuman detoks atau minuman yang dapat mempercepat metabolisme. Namun, bukti ilmiah mengenai klaim tersebut masih terbatas.
Efek diuretik dari serai juga dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan. Penurunan angka berat badan akibat kehilangan cairan tentu berbeda dengan berkurangnya lemak tubuh.
Meski begitu, teh serai tanpa tambahan gula dapat menjadi alternatif minuman rendah kalori. Mengganti minuman manis dengan teh herbal dapat membantu mengurangi asupan kalori, terutama jika dilakukan sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Jadi, Perlukah Minum Teh Serai Setiap Pagi?
Teh serai dapat menjadi pilihan minuman herbal yang menyegarkan dan mengandung senyawa bioaktif. Namun, manfaatnya sebaiknya tidak dilebih-lebihkan.
Konsumsi dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara optimal, tetap utamakan makanan bergizi, aktivitas fisik, tidur yang cukup, serta kebutuhan cairan harian.
