
Jakarta – Kopi menjadi salah satu minuman favorit banyak orang. Selain diminum untuk menemani aktivitas pagi, kopi juga kerap dikonsumsi saat bekerja, bersantai, hingga begadang. Namun, cara menikmati kopi ternyata bisa berpengaruh terhadap berat badan.
Secangkir kopi hitam sebenarnya rendah kalori. Masalah dapat muncul ketika kopi dikombinasikan dengan bahan tambahan tinggi gula atau dikonsumsi bersamaan dengan makanan tertentu. Kebiasaan yang dilakukan berulang kali bahkan bisa membuat asupan kalori harian meningkat tanpa disadari.
Dikutip dari Parade, ada sejumlah kebiasaan minum kopi yang sebaiknya diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang berusaha menjaga atau menurunkan berat badan.
1. Menambahkan Sirup Perasa ke Kopi
Kopi dengan rasa vanila, karamel, moka, atau rasa lainnya memang menggugah selera. Namun, rasa tersebut umumnya berasal dari sirup yang mengandung gula dan dapat menambah jumlah kalori dalam secangkir kopi.
Sebagai gambaran, cinnamon dolce latte ukuran grande di Starbucks disebut memiliki sekitar 340 kalori. Jumlah tersebut cukup besar untuk ukuran sebuah minuman.
Jika ingin memberikan rasa dan aroma tambahan, kamu bisa menggunakan bahan alami seperti bubuk kayu manis. Selain memberikan sensasi rasa yang khas, kayu manis juga mengandung senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
2. Terlalu Sering Mengandalkan Pemanis Buatan
Mengganti gula dengan pemanis buatan sering dianggap sebagai solusi agar kopi tetap manis tanpa menambah banyak kalori. Namun, konsumsi pemanis dengan rasa yang sangat manis dapat membuat seseorang semakin terbiasa dengan rasa manis.
Beberapa jenis pemanis seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin juga masih menjadi bahan pembahasan terkait pengaruhnya terhadap kesehatan usus dan pola makan.
Jika tetap ingin memberikan rasa manis pada kopi, gunakan pemanis secukupnya. Madu atau sirup maple bisa menjadi pilihan, tetapi porsinya tetap perlu dibatasi karena keduanya juga mengandung gula.
Rempah seperti kayu manis juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperkaya rasa kopi.
3. Menjadikan Kopi Sebagai Pengganti Sarapan
Ada orang yang sengaja melewatkan sarapan dan hanya minum kopi pada pagi hari demi mengurangi asupan kalori. Pola tersebut mungkin cocok bagi sebagian orang, misalnya mereka yang menjalankan intermittent fasting.
Namun, kondisi tubuh setiap orang berbeda. Bagi seseorang yang melakukan olahraga pada pagi hari, tubuh membutuhkan energi dan asupan nutrisi untuk menunjang aktivitas.
Jika hanya mengandalkan kopi, rasa lapar yang berlebihan bisa muncul beberapa jam kemudian. Kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang makan dalam jumlah lebih banyak.
Karena itu, kebiasaan menjadikan kopi sebagai pengganti sarapan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan aktivitas sehari-hari.
4. Minum Kopi Saat Perut Kosong
Kopi mengandung kafein yang dapat memberikan efek meningkatkan kewaspadaan. Namun, pada sebagian orang, konsumsi kopi ketika perut kosong bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.
Kafein juga dapat memengaruhi produksi kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap stres. Jika dikonsumsi secara tidak tepat atau berlebihan, seseorang bisa mengalami gejala seperti jantung berdebar, rasa cemas, hingga tubuh terasa lelah setelah efek kafein berkurang.
Apabila tubuh menunjukkan reaksi yang tidak nyaman setelah minum kopi, pertimbangkan untuk mengurangi konsumsinya atau mengubah waktu minumnya.
5. Selalu Menyandingkan Kopi dengan Pastry
Kopi dan pastry memang menjadi kombinasi yang banyak digemari. Donat, muffin, maupun roti manis sering dipilih sebagai teman minum kopi.
Sayangnya, camilan tersebut dapat menyumbang gula dan kalori cukup tinggi. Sebagai contoh, satu muffin disebut bisa mengandung sekitar 510 kalori dan 49 gram gula.
Jika kebiasaan tersebut dilakukan hampir setiap hari, jumlah kalori tambahan dapat menumpuk dan menyulitkan proses penurunan berat badan.
Sebagai gantinya, pilih teman minum kopi yang lebih mengenyangkan dan bernutrisi, misalnya buah segar atau roti gandum yang mengandung serat dan protein.
Kesimpulan
Kopi tidak selalu menjadi penyebab berat badan bertambah. Yang perlu diperhatikan justru cara mengonsumsinya, mulai dari tambahan sirup, pemanis, makanan pendamping, hingga waktu minum.
Bagi yang sedang menjaga berat badan, kopi hitam tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana. Yang tak kalah penting, perhatikan total asupan makanan dan minuman sepanjang hari agar konsumsi kalori tetap sesuai kebutuhan.
