ARTING — Untuk memastikan kesiapan energi menjelang libur lebaran tahun 2025, Yuliot, Wakil Menteri ESDM RI, mengunjungi Pontianak. Yuliot mengunjungi Integrated Terminal Pontianak, SPBE Pesona Asia Gas, dan SPBU 64.78.203 Pontianak, bersama Mia Krishna Anggraini, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Patra Niaga Pertamina.
Menurut Wakil Menteri ESDM, stok bensin dan gas LPG dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Idul Fitri tahun 2025.
Pada hari ini, kami melakukan evaluasi ketersediaan BBM, LPG, dan keandalan kelistrikan dari Posko Nasional Sektor ESDM untuk Ramadan dan Idulfitri 2025. Secara keseluruhan, stok BBM lebih dari cukup, dan sebagai langkah antisipasi, kami telah menambah stok sebesar 10-20 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, kata Yuliot, dikutip Kamis (20/3/2025).
Selain memastikan kecukupan stok, kualitas BBM juga diperiksa di SPBU. Biosolar, Pertalite, dan Pertamax adalah beberapa jenis BBM yang dijual di SPBU.
Selain itu, dia menambahkan, “Kami memastikan bahwa kualitas BBM sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu, kami juga mengecek kesesuaian takaran nozzle SPBU untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat.”
Untuk menjamin kelancaran distribusi BBM dan LPG, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah menyiagakan seluruh infrastruktur energi dalam rangka Satgas Ramadan dan Idulfitri.
“Kami telah menyiagakan 17 terminal BBM, 3 terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 762 SPBU, 546 Pertashop, 515 agen LPG, 16.154 pangkalan LPG, 47 SPBE, dan 17 agen minyak tanah di seluruh Kalimantan selama Satgas Ramadan dan Idulfitri,” kata Mia.
Selain itu, Mia menyatakan bahwa Pertamina telah menyiapkan layanan tambahan di jalur yang mungkin, seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, untuk memastikan layanan tetap optimal.
Fasilitas tambahan yang disiapkan untuk Kalimantan terdiri dari 90 SPBU yang beroperasi sepanjang hari, 246 agen LPG, 1 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, 4 unit Motorist, 2 unit Mobil Tangki Standby, dan 3 unit Serambi MyPertamina.
Mia menyatakan bahwa semua upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa orang-orang, khususnya di Kalimantan, dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan tenang dan nyaman.
Dengan persiapan ini, distribusi energi selama libur Idulfitri diharapkan berjalan lancar. Ini akan memungkinkan masyarakat beraktivitas dan merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.
SUMBER CNBCINDONESIA.COM : Wamen ESDM Tinjau BBM di Pontianak, Stok Ditambah 20%