
Jakarta – Kopi susu santan kini menjadi salah satu racikan yang menarik perhatian. Perpaduan kopi, rasa manis, dan gurihnya santan menghasilkan minuman yang creamy. Namun, apakah kombinasi tersebut aman jika dikonsumsi?
Kopi susu memang sudah lama menjadi favorit banyak orang. Selain susu atau krimer, kini santan juga digunakan sebagai campuran untuk memberikan tekstur lebih kental sekaligus cita rasa gurih.
Minuman ini cukup mudah dibuat di rumah karena hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana. Kopi hitam dapat dicampur dengan gula dan santan, kemudian disajikan hangat maupun dingin sesuai selera.
Cara Membuat Kopi Susu Santan
Untuk membuatnya, kamu bisa menggunakan kopi instan yang diseduh menjadi kopi hitam. Tambahkan gula pasir atau gula merah sesuai tingkat kemanisan yang diinginkan.
Setelah itu, campurkan santan. Jika ingin tekstur yang lebih creamy, santan murni atau krim santan dapat digunakan. Tambahkan es batu apabila ingin menikmatinya dalam versi dingin.
Namun, penggunaan santan perlu diperhatikan karena kandungan lemaknya cukup tinggi.
Bolehkah Kopi Dicampur Santan?
Menurut Vieta Annisa Nurhidayati, SGz, MSc, dosen Program Studi Manajemen Jasa Pangan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University, santan boleh digunakan sebagai campuran kopi selama jumlahnya tidak berlebihan.
Santan bahkan dapat menjadi alternatif krimer bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa atau ingin menghindari produk berbahan hewani.
Jadi, kombinasi kopi dan santan pada dasarnya tidak menjadi masalah apabila dikonsumsi secara wajar. Yang perlu diperhatikan justru jumlah santan serta bahan tambahan seperti gula.
Santan Punya Kandungan Lemak yang Perlu Diperhatikan
Santan memberikan rasa gurih dan tekstur creamy pada kopi. Bahan ini juga mengandung asam laurat yang memiliki sifat antimikroba.
Selain itu, santan mengandung jenis lemak berupa Medium-Chain Triglycerides (MCT) yang relatif lebih mudah dicerna tubuh.
Meski memiliki sejumlah kandungan tersebut, santan juga tinggi lemak jenuh. Karena itu, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.
Vieta mengingatkan bahwa santan sebaiknya dikonsumsi secukupnya sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Kopi Santan Tidak untuk Semua Orang
Bagi sebagian orang, perpaduan kopi dan santan bisa menjadi alternatif menarik dari kopi susu biasa. Teksturnya lebih kental dengan perpaduan rasa pahit, manis, dan gurih yang khas.
Namun, orang dengan kondisi tertentu perlu lebih berhati-hati. Vieta mengimbau penderita dislipidemia, gangguan jantung, atau masalah pada kantung empedu untuk memperhatikan konsumsi kopi susu santan.
Kesimpulannya, kopi campur santan boleh saja dinikmati sesekali. Kuncinya adalah mengontrol jumlah santan dan gula, serta tidak menjadikannya sebagai minuman yang dikonsumsi secara berlebihan setiap hari.
