
Jakarta – Banyak orang mengira susu kental manis dan susu evaporasi merupakan produk yang sama karena sama-sama berbahan dasar susu dan kerap digunakan dalam minuman. Padahal, keduanya memiliki proses pembuatan, rasa, kandungan, serta kegunaan yang berbeda.
Kedua bahan tersebut cukup mudah ditemukan dalam berbagai sajian. Susu evaporasi maupun susu kental manis dapat digunakan untuk membuat kopi, teh, dessert, hingga sejumlah hidangan lainnya.
Perbedaan paling mencolok di antara keduanya terletak pada penambahan gula. Dikutip dari SAYS, susu kental manis dibuat dengan mengurangi sebagian besar air dari susu sapi, kemudian menambahkan gula dalam jumlah tinggi.
Kombinasi proses tersebut membuat susu kental manis memiliki konsistensi yang sangat pekat dan rasa manis yang dominan. Tingginya kandungan gula juga membantu mengawetkan produk dengan mengurangi jumlah air yang dapat dimanfaatkan mikroorganisme untuk tumbuh.
Dalam satu kemasan susu kental manis, umumnya terdapat susu atau padatan susu dan gula. Beberapa produk juga menggunakan bahan tambahan seperti pengemulsi maupun penstabil.
Karakteristiknya yang manis membuat produk ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai penambah rasa pada minuman, makanan penutup, maupun sajian bercita rasa manis.
Berbeda dengan susu evaporasi
Susu evaporasi memiliki proses pengolahan yang hampir serupa, tetapi tidak melalui penambahan gula. Susu dipanaskan sampai sekitar 60 persen air di dalamnya menguap.
Hasilnya adalah susu dengan konsistensi lebih kental serta rasa yang lebih gurih dan kaya daripada susu segar. Produk susu evaporasi biasanya hanya terdiri dari susu dan padatan susu, sementara sebagian merek turut menambahkan vitamin.
Karena tidak memiliki rasa manis yang kuat, penggunaannya pun lebih beragam. Susu evaporasi dapat dicampurkan ke makanan manis maupun masakan gurih.
Penggunaan bahan ini cukup umum di Malaysia dan Singapura. Selain menjadi pelengkap minuman seperti kopi-C, susu evaporasi juga dapat digunakan dalam pembuatan saus carbonara dan saus ayam buttermilk. Teksturnya membantu menghasilkan hidangan yang lembut tanpa harus menggunakan krim kental.
Bagaimana dengan kandungan gizinya?
Walaupun keduanya berasal dari susu sapi, susu kental manis dan susu evaporasi tidak dapat disamakan begitu saja dengan susu segar dari sisi kandungan nutrisi.
Susu kental manis masih menyediakan sejumlah protein dan kalsium. Namun, produk ini juga mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Oleh karena itu, penggunaannya sebaiknya dibatasi dan lebih tepat diposisikan sebagai pelengkap makanan atau minuman.
Di sisi lain, susu evaporasi tidak mendapatkan tambahan gula. Akan tetapi, karena sebagian airnya telah dihilangkan, kandungan zat gizi di dalamnya menjadi lebih terkonsentrasi. Dalam takaran yang sama, susu evaporasi dapat memiliki kandungan kalori, protein, lemak, dan laktosa yang lebih tinggi dibandingkan susu segar.
Pada akhirnya, kedua produk tersebut dapat digunakan dalam pola makan sehari-hari selama porsinya diperhatikan. Susu kental manis sebaiknya digunakan secukupnya, terutama untuk makanan dan minuman manis. Sementara susu evaporasi dapat menjadi pilihan untuk menambah rasa dan tekstur pada berbagai hidangan, tetapi tetap tidak perlu dianggap sebagai pengganti langsung susu segar.
